Sepekan Kegiatan Strategis BRMP Papua Barat Dukung Ketahanan Pangan
Manokwari, Desember 2025 — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat melaksanakan berbagai kegiatan strategis sepanjang pekan ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kinerja program, penguatan tata kelola, serta ketahanan pangan di wilayah Papua Barat.
Kegiatan diawali dengan Survei Pengukuran Indikator Kinerja Sasaran Program yang dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) di Kabupaten Manokwari. Tim enumerator dan verifikator yang ditugaskan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian melakukan pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan 15 responden kelompok tani yang tersebar di Distrik Warmare, Masni, dan Prafi. Meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca hujan deras, survei tetap berjalan lancar berkat koordinasi dan komitmen tim di lapangan. Hasil survei ini diharapkan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan pelaksanaan program pertanian ke depan.
Pada pekan yang sama, BRMP Papua Barat juga turut mendukung penguatan Smart Governance melalui partisipasi lima CPNS dalam rangkaian Seminar Aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS Kementerian Pertanian Tahun 2025. Seminar dilaksanakan secara daring pada 12 dan 17 Desember 2025, diikuti peserta dari Angkatan XXXIII, XXXVIII, XLIII, dan XLIV. Para CPNS mempresentasikan inovasi aktualisasi yang memanfaatkan teknologi digital sederhana namun efektif untuk meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data lapangan, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Di bidang perbenihan, BRMP Papua Barat menerima kunjungan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB TPH) Papua Barat pada Kamis (18/12/2025) dalam rangka pemeriksaan lanjutan fase generatif II tanaman padi gogo berumur 100 hari. Pemeriksaan meliputi keseragaman tanaman, kemurnian varietas, kebersihan lahan, serta pengambilan sampel sebagai bagian dari proses sertifikasi. BRMP Papua Barat berharap benih padi gogo tersebut dapat memenuhi standar sertifikasi dan siap dikembangkan sebagai benih unggul di Papua Barat.
Selain itu, BRMP Papua Barat juga mendorong pengembangan komoditas hortikultura unggulan, salah satunya melalui penyerahan benih Pepaya Merah Delima kepada petani di Kabupaten Sorong. Pada akhir tahun 2025, Kepala BRMP Papua Barat, Dr. Yong Farmanta, SP., M.Si, menyerahkan benih produksi IP2MP Kabupaten Sorong untuk ditanam di pekarangan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Pepaya Merah Delima dikenal sebagai varietas unggul dengan produktivitas tinggi, rasa manis, serta adaptif di dataran rendah hingga menengah.
Dukungan terhadap sektor perkebunan juga dilakukan melalui pendampingan dan verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Kopi di Kabupaten Manokwari Selatan pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat guna memastikan kesiapan petani dan lokasi, serta memperkuat kelembagaan petani dalam rangka pengembangan kopi yang berkelanjutan.
Pada hari yang sama, BRMP Papua Barat melaksanakan kegiatan penyaluran benih berupa terong, tomat, dan cabai rawit sebanyak 25 paket benih. Penyaluran ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan produktif dan mendukung budidaya tanaman pangan dan hortikultura di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, secara nasional, Kementerian Pertanian terus melakukan percepatan program strategis. Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mencatatkan Rekor MURI melalui pelibatan 416 ribu petani milenial secara serentak dalam pembangunan pertanian nasional. Selain itu, Kementerian Pertanian juga mengintensifkan percepatan Luas Tanam Tambahan (LTT) Desember 2025 serta mitigasi dampak banjir di sejumlah daerah sentra produksi, guna menjaga ketahanan pangan nasional menjelang tahun 2026.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, BRMP Papua Barat menegaskan komitmennya sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing di Provinsi Papua Barat.